December 31, 2013

The 14 in 14 Project

0 Comments
So 2013 is coming to an end, and I felt like this time it just went by so amazingly  fast.
Aside from the fact that yes, I quit my first job this year, and yes I gave birth to my first lovely child this year, and yes I started a career in the beauty industry (imagine me!). 2013 was thrilling, extravagant, overwhelming and lots of things, and I'm super shocked it's going to be 2014 soon, yet I haven't got the time to scoop up the overwhelming memories and put it in a sweet box.
Therefore, I'm declaring to myself, that I will start a project next year.
The 14 in 14 project
What is it exactly? Okay, so as you may all know, I have signed up for a digiscrap forum online. Simply because they have all this cute goodies to make digital scrapbook. And I am eager to make and published one to preserve the memory. (eversince people use digi camera they don't print photos as much).
The forum had 13 in 13 project all the way 2013, and will soon launched the 14 in 14 project. And I'm determined to plunge in to the project.
How to do it? It's pretty easy actually.
1.  On the 14th of each month grab your camera and take 14 pictures of your everyday life
2. Scrap the moments
3. By the end of the year you'll have 12 layouts to capture 2014.

Wish me luck and I'll share with you what I came up with each month.

Let's hope this one doesn't end up in the toilet like the "30 days writing challenge" haha,,

December 28, 2013

Babies - When and How They Do It!

0 Comments
Disclaimer : Remember each baby is born different and unique. Don't compare yours to mine or even to anyone. One may have more interest on talking and others may build more skill on their motoric.

It's been quite a really long while since my last post. Inilah nasib menjadi emak2 yang nguli di bilangan segitiga emas. Sepertinya tiap hari hampir gak pernah ketemu matahari. Berangkat subuh pulang maghrib. Thankfully, saya masih bisa melihat tumbuh kembang my baby. And it is always amazing, seeing her learning new tricks every day. This is a collection of my baby's firsts, when and how she did it.

1. Roll Over Baby
Salah satu skill yang paling dinanti oleh mami adalah kapan bayi bisa tengkurap sendiri. It's like the first stepping stone to master other more advance skills. Kalau berdasarkan dsa nya my baby, ada beberapa bayi yang bisa tengkurap di umur 2 bulan, tapi kejadiannya sangat jarang sekali. Sebagian besar bayi (50%+) bisa melakukannya di umur 4 bulan. Untuk mempersiapkan bayi agar bisa segera tengkurap sendiri latihan yang perlu dilakukan adalah some tummy time setiap harinya. Berdasarkan buku2 dan artikel2 yang saya baca, tengkurapkan bayi secara berkala setiap harinya. Hal ini dapat membantu bayi untuk memperkuat otot leher dan punggungnya, sehingga bisa membantunya untuk bisa berguling.
What I do? Terus terang, terlepas dari beberapa saran yang tidak memperbolehkan ibu & ayah untuk melakukan ini, saya termasuk yang bandel untuk menidurkan bayi secara tengkurap. Sejak umur 1month+ my baby selalu saya baringkan tengkurap. Sebetulnya waktu itu alasannya karena my baby gampang kagetan, ternyata dengan dibaringkan tengkurap dia lebih tenang tidurnya. So this is like tummy time, but almost everytime my baby sleeps.
Her milestone. Waktu pertama kali ditengkurepin, my baby can barely even lift her head.Sekitar umur 3bulan+ dia sudah mulai bisa mengangkat kepala 45 derajat, lebih kuat dan lebih stabil. Beberapa minggu berikutnya, dia mulai bisa menggulingkan perut gendutnya, with a little encouragement. By 4 months, she's mastering the art of rolling over, tidak ada lagi tangan yang kejepit, atau bahu yang mengganjal, dan bergerak sesukanya mau tengkurap, mau telentang atau miring seperti berjemur di pantai.
Watchout. Hati2,, pada periode ini, kita selalu meremehkan kemampuan bayi. Kita masih menganggapnya belum bisa melakukan apapun, walaupun sebetulnya dia sudah bisa bergerak lebih cepat dan lebih leluasa. Pastikan kita meletakkan bayi pada posisi yang aman untuk menghindari bayi terjatuh dari tempat tinggi karena gerakan2nya.

2. I sit, I crawl, I stand, I walk
Kemampuan berikutnya setelah tengkurap adalah merangkak, duduk, berdiri dengan bantuan, berdiri sendiri kemudian berjalan. Dan seperti kemampuan sebelumnya, untuk dapat menguasai skill ini bayi perlu latihan.
What I do? Practice,, practice,, practice,, beruntungnya, my baby termasuk bayi yang mempunyai kemampuan motorik bagus. Dari kecil dia senang "menjambret" barang2 yang menarik perhatiannya, sebut saja kalung yang dipakai ibu saya, atau kacamata yang saya pakai. Kalau tidak hati2, tau2 sudah ditarik tangan mungilnya dan dibuang ke lantai. Oleh karena itu, untuk menstimulasi kemampuannya menggeser posisi tubuh saya pun menempatkan mainan2 kecil di luar jangkauannya. My baby pun akan tergerak untuk meraih mainan tersebut. Untuk melatih kemampuan berdiri, saya kebetulan punya box bayi konvensional yang terbuat dari kayu. Truthfully saya lebih memilih box bayi kayu karena memang lebih rigid, lebih aman, dan tiang kayunya yang pas dipegang bayi sebagai tumpuan untuk berdiri. Kalau tidak punya box bayi, jangan khawatir, ketika bayi Anda sudah memiliki insting untuk berdiri jadikanlah tubuh Anda sebagai rambatan dia untuk berdiri. All you need to do is lay on your bed/carpet sideways, and your baby can use your curves as their stepping stone.
Her milestone. Sejujurnya dari skill tengkurap hingga kemampuan merangkak dll itu terasa lama sekali. Jangankan merangkak atau duduk, untuk "ngesot" aja baru dilakukan my baby setelah 6m+.Waktu itu saya sampai gemes sendiri, kok my baby masih belum bisa duduk atau paling gak ngangkat pantatnya saat tengkurap *I think I'm becoming one of those tiger mama*. However once she got the art of sliding over suddenly she's able to lift her body with her arms and legs, then she starts to climb or reach everything to help her stand, then she masters the art of sitting down and crawling. Kalau ditanya seperti apa rasanya, rasanya seperti ditampar bolak balik. Seriously, rasanya tidak percaya si bayi kecil tiba-tiba bisa menguasai semuanya dalam waktu dua bulan. Belum selesai euphoria karena dia bisa merangkak, tiba2 sudah bisa berdiri. I felt like giving her a cake for that. haha,,
Watchout It's not getting any easier. Karena kemampuan bayi yang semakin mudah bermanuver, mami pun harus semakin waspada. Jangan batasi ruang geraknya namun bersiaplah menangkap jika bayi terjatuh. Apalagi jika terjatuhnya terjengkang ke belakang, bahaya bagi bagian kepalanya. Oleh karena itu saya selalu memposisikan diri saya di belakang bayi, karena seringkali saat dia belajar merambat, tiba2 menjatuhkan dirinya ke belakang untuk duduk.

3. The day they don't want to be with anyone but you
Sejak kecil, my baby selalu dibilang smiling baby, atau sumeh kata kakak2 yangkung yangtinya. Setiap di bawa jalan2 ke mall, dia bisa ketawa dan teriak2 kegirangan karena diajak main cilukba sama penjaga toko. Semua orang sampai bilang "aih,, ini anaknya ramah banget". Tiap ketemu teman2 pun mereka selalu ingin gendong, dan my baby pun senang2 saja digendong orang2 tidak dikenal. Tapi tiba2 suatu hari cerah, my baby berubah 180 derajat. Kalau tidak kenal jangan coba2 ngajak main, apalagi coba2 gendong, dia langsung nangis histeris. Pertamanya saya khawatir, kok tiba2 dia jadi takut orang gini ya, apa kurang gaul ya my baby. Tapi berdasarkan dsa nya, jangan khawatir, it's natural for babies to do that. Ketika bayi tidak menyukai orang yang tidak dikenalnya adalah hal yang wajar, berarti dia sudah mengenali orang2 yang selalu berada disekitarnya. Itu bahkan tanda utama bahwa bayi tidak mengidap autisme.
What I do? Nothing but to shower my baby with love
Her milestone My baby mulai mengenali orang sekitar umur 7 bulan. By the time she was 7months old, she always smile and jot up and down every time she saw me or her dad comes home from work. Spreading out her hand asking for a lift from us. It is always a pleasure to see her finally recognizing you and doesn't want to be with anyone but you.
 
4. Mumbling baby
Waktu saya mengantar my baby untuk vaksin PCV1 pas umur 7 bulan, dsa nya my baby banyak bertanya mengenai tumbuh kembang my baby, dan salah satu pertanyaannya adalah mengenai kemampuan bicaranya. Pada umur tertentu, bayi harus sudah bisa mengeluarkan bunyi-bunyian dengan mulutnya, berusaha meniru apa yang dikatakan orang sekitar. Pada umur 7 - 8 bulan harusnya bayi sudah bisa mengeluarkan bunyi yang repetitif.
What I do? Hehe,, terus terang saya jaraaang banget ngajak ngobrol my baby. I'm not that talkative mother kind. Tapi begitu dikasih tau bu dokter, saya sering ajak my baby bicara. Atau paling tidak bilang da da da da, ba ba ba ba, mengajak dia untuk ikut mengeluarkan bunyi-bunyian.
Her milestone Hasilnya?? ya my baby emang jarang banget bersuara. Waktu umur 3 bulan memang dia suka babbling, but then she suddenly become more quiet. Saya pun sedikit khawatir karena pas umur 7 bulan dia masih belum mau ber tatata, atau ber dadada. But fortunately it doesn't last very long, she started to babble more actively at 8 months old.

Well,, that's a collection of my baby's firsts. Rasanya seperti baru kemarin, menyetir mobil ke kantor dengan perut bulat dan merasakan tendangan kungfu di perut tiap jam 3 pagi. Hari ini, saya masih menyetir dengan perut bulat (karena nasi) dan merasakan tendangan kungfu di perut jam 3 pagi (karena my baby tidur dengan posisi seenak jidat). Walaupun begitu, it always feels amazing to watch her grow up, mastering a skill day by day. And today, she's 9months old, 3 more months to her first birthday. yeayy,, Here's a video of her clapping because she's happy that you are reading this post.

video



Note. If you want to know more about baby's milestone. You can download a checklist file from CDC here and baby milestones & stimulants here. And you can also visit tumbuhkembang.net. Banyak artikel mengenai stimulan yang tepat bagi bayi serta kuesioner pra-skrinning untuk melihat apakah kemampuan bayi sesuai dengan usianya.
 

Fioritura Fiori Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template