March 07, 2009

My Debut Album

1 Comments
Ini salah satu maenan tag-tagan di fesbuk. Dan mumpung hari-hari saya tidak terlalu padat, sambil itung-itung mengasah teknik berputusup *jah..gaya..*, akhirnya saya ikut maen2an deh. Walopun saya tidak memasangnya di wall photos, tapi hasil utak-atik saya, saya pasang di blog ini. Sapa tau kalo nanti saya bikin band dan mau menelurkan album, tinggal ambil dari gambar2 berikut deh. haha..
Neways, here are the rules, and thanks to flickr members for posting such great photos. *moga2 saja saya tidak melanggar copy right nih*
HOW TO PLAY WITH:

1) open http://en.wikipedia.org/wiki/Special:Random
The first random wikipedia article you get is the name of your band. (alternatively, if the first article you hit is short, hit Random Article two more times.)

2) open http://www.quotationspage.com/random.php3
The last four or five words of the very last quote of the page is the title of your first album.

3) open http://www.flickr.com/explore/interesting/7days
Third picture, no matter what it is, will be your album cover.

4) Use photoshop/paint or similar to put it all together.

5) *optional* Post it to FB with "My Debut Album" in the "caption" and TAG the friends you want to join in

THE RESULTS

1.Plenty of Work to Do by 1994 Stanley Cup Riot


2. Not to Have Run Away by Brandhall


3.Everything Depended Upon Man by Breckinridge


4. The World Believes About Us by Donath


5. Two Watches is Never Sure by Efrat


6. The Horrible and The Miserable by Faith


7. Everybordy Wishes You Well by Stig Vilhelmson


8. And Much Like It by Tulu Language


9. Judge of the Highest Matters by HDMS Indfodsretten *hahah..paling gak niat niy, bikin yang ini, udah gak ada ide*


10. He's A Plastic Surgeon by Hemingfold Meadow *sama gak niatnya untung saya baru donlot free fonts segambreng, jadi agak2 prezz dikit lah*


My favorite cover album would be no.7. mencerminkan tipe2 lagu yang suka saya dengarkan. hehe..

March 04, 2009

Jangan Bersedih

2 Comments
Disclaimer: you could say this is one of those self-help book. It's not a new release book, but it's the kind that you must have on your shelf, and read over and over again when you need it.

Bersabar bukan berarti duduk manis di atas sofa empuk, sambil menggoyang-goyangkan kaki menunggu keajaiban datang. Bersabar hanya membuat kita lebih ikhlas dalam berusaha mencari jalan keluar.
Berserah bukan berarti menyerah, menunggu semua terselesaikan dengan pasrah. Berserah hanya membuat kita lebih tegar ketika semua pintu terasa tertutup. Mengetahui bahwa hari esok belum nyata, walaupun pasti akan datang.

Akhir-akhir ini, ada sebuah buku warna kuning golkar yang selalu nangkring dengan manis di kamar saya. Buku itu saya posisikan sedemikian rupa sehingga selalu berada dalam jangkauan tangan saya. Jadi bisa langsung saya ambil baik ketika saya mau/bangun tidur, suntuk belajar, maupun leha-leha browsing internet. Saya tidak membacanya dari depan ke belakang ataupun dari belakang ke depan secara berurutan seperti orang-orang kebanyakan. When I feel like it I just open a page randomly, then "boom" something inside it just strikes me. Kadang-kadang saya lihat-lihat daftar isi nya, ketika ada tulisan yang mencerminkan suasana hati saya, langsung saya buka dan saya baca.
Pernah dengar istilah "Locus of control"?? Well, inti dari locus of control adalah, seberapa jauh seseorang percaya bahwa mereka memiliki kendali terhadap semua kejadian yang terjadi dengan diri mereka. For me reading this book is one out of a few way to balance out my locus of control. Karena ketika kita terlalu condong internal, we'll be too depressed when facing failure. Kita mengira diri kita *I quote* sanggup melakukan segala upaya untuk menahan tembok yang akan runtuh, membendung air yang akan meluap, menahan angin agar tak bertiup, atau memelihara kaca agar tak pecah, when in real life, we're not that super-human. Di sisi lain terlalu condong eksternal, hanya membuat kita menunggu takdir dengan sendirinya, karena kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk merubahnya. Yah.. *I quote again* percaya atau tidak, sebenarnya manusia bebas memilih.
Sungguh tak layak untuk bersedih when you have so much to live on. Namun tak sepantasnya pula menyeberangi sebuah jembatan sebelum sampai di atasnya.

Tak usah khawatirkan akan terjadi sesuatu,
sebab ini akan membuat orang yang hidup, mati sebelum kematian itu sendiri.
Kesedihan itu tidak akan abadi,
seperti juga kesenangan tidak akan lestari.
Kalau saja bukan karena hal yang mempengaruhi jiwa,
pasti tak akan ada kehidupan yang lurus bagi orang yang terjaga.
~La Tahzan (Indonesian version)

March 03, 2009

Mengular di The Sultan

3 Comments
Aih..aih.. benar2 demi. Demi selembar tiket konser seorang biduan, saya rela diplonco sama panitia JJF. Pertama kali menginjakkan kaki di TKP siy keliatannya sepi-sepi aja. Tenang, seperti layaknya hotel2 mewah yang diinapi nyamuk saat2 low season. Tapi begitu sampe ke depan pengambilan tiket, baru deh keliatan agak rame segerombolan orang yang mengantri. Dirunut-runut, cari ujungnya antrian, ternyata panjang mengular hingga kira-kira 500 meter dari ticket booth-nya. Udah di warning siy sama seorang teman yang sudah mengambil tiket lebih dulu, tapi gak mengira bahwa ramainya akan seramai mengantri sembako. Well, at least prosesnya berjalan tertib, gak ada serobot2an walaupun ada titip2an. Tapi masih dalam batas wajar lah.
Anything we’ll do for our hubby2, huh?!?! Akhirnya sampai juga tiket-tiket itu di tangan. Cek tanggal, cek jumlah, yippee.. officially going to the Jason Mraz concert. Setelah tidur tak tenang semalam karena mimpi batal nonton konser, dan plonga-plongo di antrian selama dua jam. Terbayarkan sudah dengan tiket2 yang terbungkus rapi dalam amplop *apa siy.. kok gue berasa kaya menang lotre gini*. Saran saya kepada teman2 lain yang sudah memesan online ticket dan akan mengambil tanggal 3, 4 atau 5. Siapkan hiburan serta snack sebanyak-banyaknya. Karena prediksi gue, mungkin antrian akan lebih mengular, soalnya buyers are allowed to take tickets late but not early. Jadi semisal lo dijadwalkan utk mengambil tanggal 2 boleh ngambil di hari sesudahnya, tapi yang dijadwalkan tanggal 3 gak boleh ngambil pas tanggal 2. Be there a bit early. Due to excessive queuing, tadi antrian ditutup jam 19.00, karena antrian sudah terlalu mengular dan ticket booth akan benar2 tutup jam 20.00.
Yah, gak sia-sia lah saya mengantri. Karena selain mendapatkan tiket yang diinginkan, tiba-tiba sepulang dari TKP mobil saya penuh dengan barang-barang tak bertuan. Ada yang meninggalkan sepasang sepatu, sebuah jaket corduroy, bahkan ada yang meninggalkan BB-nya di mobil saya. Alhamdulillah.. kalo rejeki emang gak kemana ya.

@teman-teman yang tadi menebeng: makasih yah, padahal saya tulus ikhlas mengangkut kalian tanpa bayaran. Tapi kalo dilimpahin hadiah kaya gini saya juga gak nolak. Hahaha.. *becanda..tenang..tenang..barang2 lo semua besok gue balikin*
-02032009-
 

Fioritura Fiori Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template