Showing posts with label Books. Show all posts
Showing posts with label Books. Show all posts

May 04, 2014

Read A Book a Day Keep the Knowledge to Stay

1 Comments
Siapa yang tahu sih kalau tanggal 23 April yang lalu merupakan Hari Buku Internasional?
Buku memegang peranan penting sehingga keberadaannya pun dirayakan secara worldwide.
Tidak salah rasanya jika ada pepatah yang mengatakan "buku adalah jendela dunia". Sebuah cerita bisa membawa kita ke belahan Eropa, Antartika, bahkan hingga ke luar angkasa dan negeri antah berantah. Begitu powerful nya sebuah buku, kalau kita lihat cerita-cerita jaman kolonial dulu, negara yang menjajah pasti akan melakukan pemusnahan buku di daerah jajahan. Semua ini dilakukan agar terjadi pembodohan massal. No history, no knowledge.
Tapi tahukan kamu, tindakan kriminal apa yang lebih buruk daripada membakar buku? Membakar buku lebih baik daripada tidak membaca buku sama sekali.
Nah,, mumpung belum terlambat, mari kita budayakan gemar membaca buku, dan kita tularkan ke lingkungan sekitar kita. Mulailah membaca dari sedini mungkin. Berikut ini adalah manfaat membaca(kan) buku pada anak yang dikutip dari berbagai sumber. Happy belated international book day!


Dua belas manfaat membacakan buku untuk anak:

1. Menumbuhkan minat baca seumur hidup. "Mengajak anak-anak secara aktif terlibat dalam proses membaca, dan membuat mereka berinteraksi dengan orang dewasa, adalah kunci untuk menumbuhkan minat dalam membaca," ujar BeAnn Younker, Kepala Sekolah di Battle Ground Middle School, Indiana, Amerika Serikat.
2. Berdasarkan data dari National Center for Education Statistics di Amerika Serikat, anak-anak yang orangtuanya rajin membacakan buku kepada mereka cenderung untuk menjadi pembaca yang lebih baik dan pintar di sekolah.
3. Membaca untuk anak-anak membantu mereka dengan mengenal bahasa dan mempercepat perkembangan bicara.
4. Memperluas kosa kata dan mengajarkan anak-anak bagaimana mengucapkan
kata-kata baru.
5. Membaca untuk balita mempersiapkan mereka untuk sekolah, di mana mereka harus mendengarkan apa yang dikatakan kepada mereka (mirip dengan apa yang mereka lakukan ketika sedang membaca).
6. Membaca untuk anak-anak yang lebih tua membantu mereka memahami tata bahasa dan struktur kalimat yang benar.
7. Anak-anak dan orangtua dapat menggunakan waktu membaca sebagai bonding time (memperkuat kedekatan). Ini kesempatan yang sangat baik untuk berkomunikasi langsung dengan mereka. Orangtua juga bisa memberikan perhatian secara maksimal pada anak.
8. Mengasah kemampuan anak untuk mendengarkan.
9. Rasa ingin tahu, kreativitas dan imajinasi semua dikembangkan ketika sedang membaca.
10. Membantu anak belajar bagaimana mengekspresikann diri mereka secara jelas dan penuh percaya diri.
11. Anak-anak bisa belajar bagaimanaa harus bersikap saat menghadapi situasi atau lingkungan baru. Membacakan buku untuk anak juga bisa membuat mereka lebih siap ketika mereka menghadapi kehidupan nyata.
12. Saat membaca, anak-anak dapat mengetahui ritme dan melodi bahasa bahkan sebelum mereka dapat memahami kata yang diucapkan atau ditulis.

Pesan Sponsor.
Ingin mulai membaca dan menularkan gemar membaca pada anak, tetapi bingung bagaimana memulainya? Bisa dimulai dengan koleksi hidangan bergizi dari Pelangi Mizan loh. Untuk katalog bukunya bisa mampir ke sini.
Selama bulan May 2014 promosi besar-besaran untuk buku Nabiku Idolaku, Halo Balita, Ensiklopedi Bocah Muslim, serta Confidence in Science. Bisa langsung menghubungi kami untuk info lebih lanjut.

March 02, 2014

Sudahkah Kita Memberikan yang Terbaik?

0 Comments
Dear Mommy Cantik, Bunda Sayang, dan Ayah Pandai,
Ceritanya hari ini saya mau sedikit sharing dan sedikit promosi.
Lanjut ke artikel di bawah ya, artikel ini saya dapatkan dari "Ayah Eddy Parenting".

 Seringkali orang tua hanya berfokus untuk memilihkan makanan-makanan yang sehat untuk tumbuh kembang putra putrinya. Sayangnya banyak orang tua yang tidak tahu bahwa pikiran anak juga membutuhkan makanan yang sehat untuk tumbuh kembang moral dan akhlaknya. 
Tahukah Anda, apa saja makanan sehat untuk tumbuh kembang pikiran, etika, moral dan akhlak seorang anak?
1. Pemilihan ucapan dan kata-kata yang positif, terutama saat anak gagal
2. Pujian yang tulus pada setiap usaha yang kecil 
3. Tontonan TV yang mendidik. Tanpa kekerasan, Tanpa pornografi
4. Contoh perilaku positif dan teladan dari orang tuanya
5. Senyuman tulus setiap hari dari orang tuanya
6. Nada yang lembut dalam berbicara pada anak
7. Bermain bersama
8. Mendongengkan anak menjelang tidur
9. Memilihkan sekolah yang peduil pada PERILAKU MORAL muridnya
10. Memilihkan sekolah yang sistem dan guru-gurunya ramah anak
11. Memilihkan mainan yang mengedukasi, tidak mengandung unsur kekerasan.
Jika hari ini kita semua mau mulai melakukannya maka anak kelak tidak hanya memiliki tubuh yang sehat, melainkan juga perilaku moral dan akhlak yang sehat

Memang sebagai orang tua, kadang kita terlalu fokus pada perkembangan fisik anak, akhirnya kita pun terjebak pada hal-hal yang "bisa dilihat". Contohnya saja untuk bunsay2 yang wanita bekerja, ketia pulang ke rumah apa yang sering Anda tanyakan dengan orang rumah? Pasti pertama-tama adalah "hari ini minum susu nya banyak tidak?" atau "hari ini rewel tidak?". Atau ketika anak sedang belajar berjalan kemudian terjatuh, tanpa disadari beberapa dari kita akan reflek memukul lantai kemudian berkata "nakal lantainya! pukul saja!". Oops!
Fokus terhadap perkembangan fisik membuat kita sedikit "melupakan" pembentukkan karakter si anak. Waktu membaca artikel di atas saya pun otomatis membuat check list dalam kepala saya what to do dan what not to do.

Salah satu hal yang ayah eddy sebutkan di atas untuk membentuk karakter anak adalah berdongeng menjelang tidur. Terus terang ini adalah satu kebiasan yang sedang saya terapkan pada my baby. Maklum di usianya sekarang yang menjelang ulang tahun, dia semakin senang bermain dan semakin susah beristirahat. Membaca buku menjadi salah satu cara saya untuk menenangkan agar siap bermain di dunia mimpi.

Nah! Buku-buku terbitan Mizan Dian Semesta, bisa menjadi pilihan mommies untuk dongeng pengantar tidur. Kebetulan, bulan Maret ini ada promo yang menggiurkan, diskon 25 - 30%, untuk beberapa paket buku laris. Mau tau buku MDS / Pelangi Mizan ada apa saja? Bisa buka link berikut untuk daftar lengkapnya : Buku Pelangi Mizan.  

January 31, 2014

CNY, Jacket Potato with Steak, It's Holiday!

1 Comments
Happy New Year!
I always love Chinese New Year, not only because it's a day off from work, but I always feel that CNY is a new year celebration with edge. If you always have red, green and white for X'Mas, then CNY is always filled with bright red, gold, dragons and magpies.
This year, just a day before CNY, I join a contest at digiscrap designer Hat of Bunny FB, and luckily I won this beautiful kit that is just perfect to celebrate CNY. 
So went straight ahead to my laptop, and try it on. Tada!! my li'l baby waving her first ang pao!
And to make it complete, I decided to make a show in the kitchen today. I bought this simple easy recipe book from Periplus a week before. It's called "The Hungry Student Cookbook", by the title you could say it contains a variety of easy breezy cheap western recipes, made with the most common ingredients with most common kitchen tools. What caught my eye is the Jacket Potatoes recipes. I LOVE Jacket Potatoes!! I remember going to Wendy's just to eat their cheese & broccoli baked potato. Now with the book, I can try to made my own. Here's a copy of the recipe if you'd like to try it out:

Jacket Potato
Ingredients
1 big baking potato
How to
Since I don't have an oven, I use the microwave to bake the potato. First wash your potato well and dry thoroughly. Prick the potato with a sharp knife 5 to 6 times all over to prevent the potato explode inside the microwave. Place the potato in a microwaveable plate. Cook on high for about 4 minutes. Turn the potato over and cook it again on high for another 2 minutes. Stick a sharp knife to the potato to check if it's done cooking. When it's cooked enough the knife would easily slip through the potato. If it's not done, cook again on high for another 2 minutes. Serve immediately with the topping

For the topping
Ingredients
100g raw tenderloin (or any other steak meat you like)
Olive oil
1/2 Onion peeled and sliced
Salt & Pepper
Broccoli simmered for few seconds

How to
Cut the tenderloin into thin strips then season with salt & pepper. Drizzle the pan with olive oil and cook the onion with medium heat until it's translucent. Put in the tenderloin into the pan, and cook until the steak is as you like it. For me it took only about 3 - 4 minutes to have it cook through but not overcooked so you can still find it juicy.

Set up your plate
Cut open the jacket potato, topped it with the steak & onion. Arrange the broccoli around the potato.

Voila! Here's your jacket potato with steak!


September 25, 2013

Review : Widya Wiyata Pertama

0 Comments
Waktu jaman baca Bobo dulu, selalu ada satu halaman yang berisi tentang pengetahuan alam & kehidupan. Dikemas dalam satu rubrik "Mengapa Begini? Mengapa Begitu?". Kemudian seinget saya, di TV pun sering muncul tayangan selama 5 menit dengan kartun anak laki-laki yang bertanya "Mengapa Begini? Mengapa Begitu?". Dan ternyata ini adalah salah satu bentuk pemasaran terselubung seri ensiklopedia untuk anak-anak.
Kalau hanya sekedar ensiklopedi, rasanya rumah saya memiliki seri ensiklopedi yang cukup komplit. Mulai dari sejarah, seni, pengetahuan alam, hingga perilaku manusia. Saya ingat, betapa antusiasnya dulu ketika saya masih SD melahap buku-buku yang sudah disediakan dengan susah payah oleh orang tua saya. Dan saya pun ingin sekali menularkan gemar membaca ke my baby.

Ketika ada salah seorang teman di BB grup membicarakan tentang ensiklopedi WWP, saya pun langsung pasang mata. Apalagi setelah tahu bahwa buku Widya Wiyata Pertama ini adalah tidak lain buku ensiklopedi yang dulu sangat ingin saya miliki (tapi belum kesampaian). Seiring dengan berkembangnya jaman, tidak lengkap rasanya kalau membeli ensiklopedi hanya mendapatkan buku tidak dilengkapi dengan fitur-fitur lain. Oleh karena itu, buku WWP terbitan terbaru pun sekarang dilengkapi dengan Walter. Apa itu walter? Jadi walter adalah suatu alat yang terdiri dari pena pemindai serta pengeras suara. Walter ini akan memindai bagian-bagian tertentu (ditandai dengan lingkaran berbentuk seperti matahari) dari buku dan kemudian akan memberikan informasi mengenai topik yang kita baca melalui suara. Sepintas mirip talking pen, bedanya adalah talking pen hanya bisa membaca apa yang tertulis di dalam buku. Jadi misalkan di buku tertulis "Ini Ibu Budi" dia akan membaca "Ini Ibu Budi" dengan nada yang sedikit kaku. Sedangkan Walter akan memberikan informasi dengan cara yang berbeda. Misalkan di buku tertulis "Ini Ibu Budi", bisa jadi nanti narasi yang keluar dari Walter adalah suara wanita yang berkata "Halo! Aku Ibu Budi!".
Some of the book with Walter

Pemindaian menggunakan Walter
Seri Ensiklopedia WWP terdiri dari 24 buku yang terbagi menjadi 4 kategori Kehidupan, Alam, Sains, dan Dunia. Beragam banget kan topiknya ditambah lagi cara pembahasannya pun begitu ringan dan dibumbui halaman berwarna warni dan gambar menarik. Dilengkapi dengan Walter semakin interaktif lah kegiatan baca membaca ini. Yang paling penting, setiap pertanyaan biasanya disertai dengan kolom "Bagi Orangtua", ini adalah informasi tambahan bagi orangtua agar bisa menjelaskan lebih elaborate. Kemudian beberapa pertanyaan juga disertai kegiatan "Cobalah ini", nah ini bisa jadi eksperimen kecil-kecilan bagi anak dan orangtua agar bisa lebih memahami penjelasan yang diberikan. Jangan salah loh! Bahkan di seri buku ini, ada satu buku khusus yang isinya adalah percobaan-percobaan sains yang bisa dilakukan anak dan orangtua.
Bagaimana reaksi my baby??
PRECIOUS!!! Mengingat usianya yang baru 5.5bulan, memang mungkin belum terlalu paham dengan isi bukunya. Tetapi dia sangat suka melihat gambar-gambar yang ada di dalam buku. Favoritnya adalah mendengarkan serta mencari sumber suara Walter. Keponakan saya yang sudah berumur satu tahun pun tidak kalah interestnya mendengarkan ocehan si Walter, bahkan dia bisa menari-nari jika kebetulan yang keluar adalah lagu.
Satu set ensiklopedia tidak pernah terasa murah. Tetapi rasa mahalnya harga buku tersebut akan terbayar jika my baby nanti memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi. Mami-mami yang sangat tertarik untuk menjajal buku ini bisa loh mampir ke boothnya PT Tiga Raksa di Mom n Baby Fair tanggal 26 - 29 September 2013.  Terus terang saya sendiri butuh waktu lama sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. Setelah mendengar presentasi teman (yang kebetulan sales Tiga Raksa) saya malah jadi tergiur untuk beli seri buku lainnya. Ahh,, mami yang satu ini memang mudah di persuasi ya,, :P

June 17, 2013

MP-ASU - Never Too Early,,,

0 Comments
Menjadi emak2 baru tidaklah mudah pasti banyak panik dan khawatirnya. Anak ngangkat kepala takut lehernya kecetit *padahal emang udah waktunya ngangkat kepala*, anak bersin2 langsung khawatir flu *padahal reflek karena banyak orang belum mandi disekitarnya*.
Beruntunglah saya yang punya banyak sahabat yang sudah punya banyak anak duluan *see,, menikah/punya anak belakangan ternyata ada untungnya juga kan,, hehehe,,*, jadi saya pun punya banyak tempat untuk sharing ilmu serta konsultasi di saat darurat sebelum beneran konsultasi ke ahlinya.
Salah satu topik yang paling hot dibahas adalah MPASI (Makanan Pendamping ASI),,
Loh,, loh,, kok udah mikirin makan aja? my baby kan baru 2 bulan. Well, for me it is NEVER TOO EARLY,, to learn! Beruntungnya saya punya sahabat emak2 yang juga rajin sharing dan diskusi di forum publik, akhirnya saya pun diperkenalkan dengan HHBF dan BLW buat nambah ilmu ber MPASI *atau ber MPASU (makanan pendamping air susu) kalo di kasus saya mah*. Grup ini bukan hanya sekedar grup sharing resep, tapi juga memotivasi untuk selalu memberikan yang terbaik buat si kecil. Sampai akhirnya,, *jreng,,jreng,,* saya pun membeli banyak buku kitab untuk semakin mantap persiapan MPASU nya. (yup,, ini salah satu bahaya laten OL shopping saya selama cuti)

1. Homemade Healthy Baby Food

Finally setelah berdiri selama beberapa tahun penggagas2 HHBF meluncurkan satu buku. Buku yang baru terbit akhir bulan Mei ini langsung diserbu oleh member2 groupnya. Saya juga ikut2an beli, lebih karena penasaran apa itu HHBF.
Di buku perdana ini HHBF menjelaskan secara singkat bagaimana memulai MPASI, makanan apa? kapan mulai? bagaimana memulai? seberapa sering makan? dan kegalauan-kegalauan lainnya saat bayi harus mulai diberikan makanan pendamping. Kemudian ditambah pula dengan tulisan2 inspiratif ibu2 yang ber-HHBF baik working mom ataupun bukan, suka memasak ataupun tidak, full ASIX atau menyerah dengan sufor. Dibumbui pula dengan sedikit resep yang aman untuk baby 6m - 12m yang sudah diuji coba oleh dapur ibu2 HHBF.
Kumpulan resepnya dikemas dengan sangat menarik
Setelah membaca buku ini, kesannya,, saya makin semangat untuk memberikan homemade healthy baby food ke anak saya nanti. Saya menyerah dengan sufor di minggu ke-3 dan tidak *terlalu* suka memasak! Tapi saya percaya pada waktunya nanti saya harus memberikan makanan terbaik buat anak saya. No instant food, karena anak saya bukan generasi instan!

2. Makanan Bayi Sehat Alami - Wied Harry Apriadji
Setelah ngubek2 grup HHBF, ternyata ada satu suhu dunia persilatan makanan sehat yang sering dijadikan acuan ibu2 di group tersebut, yaitu Pak Wied. Penasaran, saya pun mampir ke toko buku terdekat untuk mencari bukunya Pak Wied ini. Ternyata eh ternyata begitu sampe di bagian "parenting/bayi" bukunya Pak Wied ini buanyak buanget, mulai dari makanan bayi, makanan balita, makanan bekal pre-school, DIY bento, DIY cake, makanan sehat nusantara (saya jadi lieur dan ngileur). Setelah liat2 saya pilih dulu satu buku yang paling saya butuhkan saat ini.
Sampe rumah langsung saya buka, penjelasannya pun sangat detil. Do's and Dont's dalam memberi makan bayi usia 0 - 12 bulan. Di buku yang saya beli ini juga tersedia berbagai macam resep serta sampel jadwal menu. Enlightening buat ibu2 yang gak kreatif dan jarang masuk dapur macem saya ini, hohoho,,

3. Seri AyahBunda : Puree
Buku ini saya beli jauuuuuhhhh hari sebelum my baby lahir. Jadi ceritanya waktu saya lagi asik2nya mengandung my baby, saya suka banget melahap buku seri AyahBunda (karena menurut saya isinya komplit dan informatif sekali). Hehe,, saya sampe inget temen saya yang ngomong,, "mayanghwa,, udah lu mikirin ngeluarin tu baby aja dulu, kalo mikirin dia mau dikasih makan apa mah masih lama". Habis gimana dong,, saya gak sabar banget pengen ngajarin my baby pegang sendok, hohoho,,
Oke, sesuai dengan judulnya buku ini berisikan variasi makanan bayi dalam bentuk pure, bubur lembut, ataupun nasi tim (jadi agak gak cocok untuk penganut BLW ya, karena gak ada resep finger food). Buku ini juga menjelaskan dengan detil bagaimana menyimpan bahan2 makanan tersebut. Mana yang boleh dibekukan mana yang tidak boleh. Tidak boleh di sini bukan berarti makanan basi, tetapi lebih karena merubah tekstur atau penampakan makanan, jadi memang sebaiknya disajikan fresh.
Buku ini cocok banget buat working mom (yang harus nyetok makanan di freezer) dan ibu2 yang *sekali lagi* gak kreatif dan jarang masuk dapur, karena juga tersedia sampel jadwal menu untuk si dede bayi. Buku ini combine dengan bukunya Pak Wied, saya jamin langsung bisa memberikan makanan yang variatif buat si dede nanti.

4. 500 Baby & Toddler Foods
Buku ini juga saya beli jauuuuhhh hari sebelum my baby lahir. Pertama kali liat buku ini di Gunung Agung, udah mau beli, tapi akhirnya di taruh lagi mengingat kayanya masih lama buat masak2 bikin makanan bayi. Tapi apa daya, bukunya terbayang-bayang sampai rumah, akhirnya begitu mampir lagi ke mall disempetin lah ke Kinokuniya.
Isinya? Jangan tanya, variatif sekali banyak resep untuk finger food jadi sangat cocok untuk emak2 yang penganut Baby Led Weaning. Selain itu juga banyak resep kebule-bulean macemnya goulash, pie, baked fruits, omelette, pasta, risotto dan lain lain. Pokoknya kalau bosan dengan cita rasa nusantara bisa beralih ke buku ini untuk cari inspirasi. Oiya resep yang disediakan di sini sangat family friendly, jadi gak khusus untuk anak, hanya memodifikasi sedikit bisa langsung disantap oleh orang dewasa.

nih,, menunya internasional banget kannn,
Masih 4 bulan lagi menuju hari H. Sudah siap tempur? Saya rasa belum, masih separuh jalan. But I'm learning more and more each day. Kalau begitu untuk menyemangati diri sendiri, saya ucapkan Selamat Persiapan MP-ASU! Hosh!

May 21, 2013

Halo! Halo Balita

2 Comments
Halo Balita!! Halo,, Halo,,
Halo Balita!! Halo,, Halo,,
Halo aku bisa,,
Aku bisa,,
Aku bisa,,
Aku bisa makan sendiri,, mandi sendiri,, pakai baju sendiri,,
Hore!!

Itu sepenggal lagu iklan Halo Balita yang bisa kita dengarkan di channel youtube Pelangi Mizan. Kurang lebih liriknya menyebutkan judul2 buku seri Halo Balita yang bisa kita bacakan ke anak2

Pertama kali mendengar testimoni mengenai Halo Balita dari seorang teman yang memiliki anak batita. Menurut dia satu set buku ini sangat menarik, dan menjadikan proses belajar dan bermain bersama anak menjadi lebih menyenangkan.

Akhirnya saya lihat2lah review mengenai Halo Balita yang diterbitkan oleh Pelangi Mizan. Sehubungan dengan cara pemasarannya yang melalu direct selling, tidak sulit untuk menemukan agen2 penjual Halo Balita di internet, serta testimoni2 orang tua & anak yang membaca Halo Balita.

Satu set Halo Balita itu sendiri, terdiri dari 25 jilid buku yang dikategorikan menjadi 3 bagian ( melatih kebiasaan & kemandirian anak, nilai2 dasar moral, dan pengenalan agama) ditambah 1 buku panduan orang tua, dan 1 buka besar Halo Balita dalam Bahasa Inggris. Selain itu untuk mempermudah proses membaca dan bercerita, satu paketnya juga disertai 3 buah boneka tangan dan kardus yang multifunction selain menjadi alat simpan buku juga sebagai panggung cerita. Untuk edisi terbaru dapat dibeli pula dengan terpisah talking pen.

Saya pun tidak ragu merogoh kocek untuk melakukan pembelian. Cukup mahal untuk hitungan buku anak2 (Rp 1.560.000) tapi melihat manfaatnya, sesuai dengan harga yang dikeluarkan. Kebetulan penjual yang saya hubungi menawarkan berbagai macam cara pembayaran seperti cash ataupun cicilan. Jadi pembeli pun bisa memilih mode pembelian yang sesuai dengan cash flow keluarga.

Buku Halo Balita ini fully hard copy, jadi bukan cuma sampul buku nya saja yang hard tetapi seluruh halamannya pun hard. Oleh karena itu buku ini aman dibaca oleh balita, alias waterproof dan tearproof, dijamin awet. Begitu paket datang ke rumah pun, gak kira2 beratnya sampai 8kg.

Berhubung my baby masih doyan tidur, saya belum uji coba secara keseluruhan. Paling hanya sesekali dibacakan sambil tidur. Buku ini baru diuji coba ke anak kakak saya yang umurnya hampir 1 tahun. Belum bisa membaca memang, tapi dia senang sekali membuka lembaran2 buku Halo Balita, mungkin karena halaman buku yang penuh warna terang sehingga menarik matanya untuk melihat. Hehehe,, saya jadi gak sabar nunggu my baby bisa asik sendiri sama paket Halo Balita nya, :)


Note. Bismillahirrahmanirrahim
Dengan semangat untuk mempermudah akses untuk buku berkualitas. Maka sejak bulan Feb '14 saya pun memberanikan diri untuk menjadi book advisor Pelangi Mizan. Bagi mommy2 yang gak sengaja mampir kesini, masih galau gelisah gundah gulana, dan ingin review lebih lanjut bisa SMS/WA saya di 0821 - 1324 - 4712.
Kalau mau lihat2 lagi image bukunya seperti apa, bisa cek ricek IG : @mayang_ds

Read the best books first, or you may not have a chance to read them at all.  - HDT

May 20, 2012

The Latest Supernova is On

1 Comments
Akhirnya penantian lama itu terjawab lagi. Setelah menunggu selama -i dunno- 8 tahun? 9 tahun? seri ke-empat Supernova akhirnya terbit. Kesempatan ini pun tidak disia-siakan oleh book publisher untuk merilis kembali tiga buku sebelumnya dengan cover yang berbeda. Dengan desain yang lebih simple, modern, dan tanpa kontroversi (seperti tanda "ohm" pada buku "Akar").
Saya ingat 11 tahun yang lalu ketika seri pertama Supernova yang juga merupakan buku pertama Dewi Lestari terbit. Dalam hitungan menit, buku2 tersebut ludes terjual. Memang tidak salah lagi, awal 2000 adalah eranya novelis wanita Indonesia. Sebut saja Ayu Utami, Fira Basuki, si I guess Dee was born at the right time with the right stories.
Sama seperti buku-buku sebelumnya, selalu ada yang unik yang diangkat dari tiap2 seri. Jika buku pertama menyelipkan teori fisika kuantum, buku kedua yang sarat dengan buddhisme dan sedikit seluk beluk per-tato-an, buku ketiga dengan bisnis wirausaha Elektra, maka buku keempat ini lebih bersifat nge-bolang. Sekelumit kisah tentang kamp konservasi Orang Utan di Tanjung Puting, mengajak pembacanya untuk tersadar bahwa mother earth is dying. Tokoh utama yang berbakat fotografi dan berprofesi sebagai wildlife photographer, membuatnya tokoh yang berkaitan erat dengan pembaca. (hey,, with affordable DSLR, or cool picture effect on iphone and some instagram, everybody is a photographer nowadays. -ngelantur.com). Kisahnya yang bisa tau2 menclok di Afrika, Inggris, tau2 Bolivia sangat2 menggiurkan bagi para pembaca yang fellow travellers. Oh, not only that, kali ini Dee pun membahas panjang lebar mengenai mikologi, entheogen, shamanism, and the possibility of extra terrestrial phenomena. Semua bumbu-bumbu tersebut dicampur menjadi satu, jadilah sebuah kisah tentang seorang anak yang mencari jawaban atas pertanyaan. Sebuah kisah tentang partikel yang menjawab kerinduan akan serial Supernova.

Dan pembaca pun tidak sabar untuk menunggu seri ke-lima Supernova terbit. Will it be soon, or took another 8 years?


November 27, 2011

Tintin : A Childhood Rendezvous

0 Comments
Siapa yang tidak kenal Tintin? Tokoh komik si jurnalis berjambul yang selalu ditemani Snowy, anjing seputih saljunya yang pintar sekali namun tidak tahan mengejar kucing dan menggigit tulang. To tell you the truth, salah satu alasan kenapa saya ingin punya anjing adalah karena melihat tingkah laku Snowy yang diluar batas jenius anjing. Dan mungkin karena Tintin pula, saya mempunyai obsesi untuk berpetualang dan keliling dunia.
Saya kenal Tintin sudah sejak dari jaman es-de dulu, simply karena kakak saya mengkoleksi komik ini lengkap dari A sampai Z. Setiap pulang sekolah, sambil tengkurap di depan TV, dengan semangkuk mie di depan muka. Saya menyantap buku Tintin *ehh* mie kuah sambil membaca komik Tintin dari depan ke belakang, balik lagi ke depan sampe ke belakang lagi. Bisa dibilang saya hafal teman2 serta musuh2 Tintin luar kepala mulai dari Haddock & Cuthbert Calculus, Alan, Rastapopoulus, Gibbons, Bab El Ehr, dan masih banyak lagi lainnya. You name it I can most probably point out in what story they appear. 
Ketika bocoran 2011 movie keluar, dan saya melihat Tintin sebagai salah satu buku yang akan diadaptasi ke film. Saya langsung bersorak sorai kegirangan, apalagi yang jadi sutradaranya Spielberg, gak main2 lah ini. Sempet kecewa waktu lihat trailernya, ternyata film dalam bentuk CGI padahal ekspektasi saya seperti film sherlock holmes atau Alice in Wonderland. Tapi tidak apa2lah, karena rasa penasaran dan nostalgia yang tinggi saya tonton juga film ini.
Judulnya The Adventures of Tintin : The Secret of the Unicorn
Tapi isinya campur aduk dari tiga seri Tintin dimana Tintin bertemu Kapten Haddock pertama kalinya : Tintin Kepiting Bercapit Emas, Tintin mengungkap rahasia miniatur kapal Unicorn : Tintin Rahasia Kapal Unicorn, serta petualangan Tintin untuk mencari harta karun Rackham Merah yang terkubur bersama kapal Unicorn : Tintin Harta Karun Rackham Merah. Nah disinlah kekecewaan saya yang kedua datang. Ceritanya terlalu dicampuradukkan sehingga untuk seseorang yang hafal cerita Tintin luar dalam, saya merasa ada yang salah dengan ceritanya. Contohnya saja, cerita Kepiting Bercapit Emas, seharusnya bukan hanya meng-highlight kisah Tintin bertemu dengan pelaut mabuk Haddock. Tetapi juga mengangkat cerita Tintin membongkar sindikat pengedar ganja di Timur Tengah, which is scratch off from the movie, because simply it was irrelevant to the secret of the unicorn. Kemudian, yang aneh lagi adalah, mengapa Sakharin tiba-tiba menjadi keturunan Rackham Merah dan seorang penjahat? Kemana tokoh Murai bersaudara (or in English the Bird brothers)? yang jelas-jelas menjadi main villain di kisah Rahasia Kapal Unicorn. Dan,, dalam rangka membuat sekuel dari kisah Tintin ini (niat banget niy komersialisasinya), diputuskan untuk hanya mengambil bagian terakhir dari kisah harta karun Rackham Merah, di mana Tintin & Kapten Haddock menemukan emas permata di ruang bawah tanah Marlinspike Hall serta sebuah scroll yang berisikan bahwa ada lebih banyak harta lagi yang terpendam bersama Kapal Unicorn. Di cerita aslinya Harta Karun Rackham Merah setau saya, Tintin & Kapten haddock susah payah keliling dunia, mencari titik koordinat tenggelamnya Kapal Unicorn, hanya untuk menemukan bangkai kapal tersebut. Tidak ada harta karun, hanya patung unicorn dan puluhan botol rum yang tenggelam bersama kapal. Di saat sudah putuh asa, barulah mereka menemukan harta karun itu di Marlinspike Hall.
Anyways, despite of the higgledy-piggledy stories, saya masih bisa memaafkan film ini,, :)
Karena :
  1. Saya maklum kalau sutradara dan produser pasti akan mencoba untuk membuat cerita yang memiliki awalan, klimaks, dan akhir yang tidak membingungkan penonton. Apalagi ini adalah seri pertama yang diadaptasikan ke film. Wajar jika ada sedikit cerita tentang how Tintin met Haddock. Mungkin di cerita berikutnya kita akan melihat how Tintin & Haddock met Cuthbert Calculus. Karena memang sebetulnya di seri Rackham Merah lah, Tintin bertemu dengan profesor ajaib ini.
  2. Melihat aksi laga Tintin di komik yang sangat-sangat tidak mungkin terjadi di dunia nyata, cukup menghibur bagi saya. (apalagi adegan Snowy menggantung2 di bawah kaki burung elang, saya jadi merindukan Snowy yang selalu menjadi incaran burung nazar).
  3. Sometimes it doesn't matter what movie you watch, as long as you watch it with a really good friend. If it's a bad one, you can always bad mouth the movie together. If it's a funny one, you can laugh together. If it's a good one, you will end up having a good time afterwards.
Jika anda belum sempat menonton, saya sarankan untuk segera, karena film ini sudah mulai tergeser oleh Breaking Dawn yang memakan 2 sampai 3 studio.

November 01, 2011

Diary of A Wimpy Kid

4 Comments
Tampaknya semenjak saya lulus kuliah, kecepatan saya untuk membaca buku-buku berbobot semakin menurun. Otak ini rasanya semakin lemot untuk memproses yang berat-berat. Faktor "U"-kah? Atau sindrom manusia-cape-kerja-pengennya-hiburan-yang-ajeb2-aja? Atau memang minat saya yang berubah?
Beneran loh, sekitar 1 atau 2 tahun terakhir ini, saya lebih senang baca buku2 enteng macemnya yang ada di judul posting kali ini. Per hari ini, buku diary si bocah tengil ini sudah ada lima seri, plus satu buku "Do It Yourself", dan satu buku saduran dari "the movie" nya.
Saya "ngeh" sama buku ini pertama kali karena liat trailernya di channel TV berbayar. Kemudian waktu lagi nunggu pesawat di airport, saya lihat buku ini lagi diskon di Periplus. Langsung lah saya borong 3 seri sekaligus (waktu itu, memang sudah 3 seri yang nongol). Hasilnya, saya ketagihan sama ceritanya si Bocah Tengil. Setiap kali ada seri terbarunya langsung saya beli.
Jadi Diary of A Wimpy Kid ini bisa dibilang agak2 terinspirasi dengan sitcom Malcolm in The Middle. Bedanya, Greg Heffner (a.k.a The Wimpy Kid) bukanlah anak jenius seperti Malcolm. Greg is a usual ignorant kid, trying to survive his dysfunctional family, and of course middle school.  Dan sebagai anak tengah, dia merasa dirinya adalah manusia paling tertindas di keluarganya. Apapun yang dia lakukan untuk mencari jalan keluar dari setial masalah, sukses mengocok perut saya. A recommended reading for those of you who want a little humor in your life.
Diary of A Wimpy Kid Series

May 16, 2009

Ayo, Jelajah Indonesia!!

6 Comments
Now, don't get me wrong. Postingan kali ini tidak berisikan tentang travelling ke seluruh pelosok Indonesia, melainkan sebuah pendekatan baru dalam meningkatkan minat anak2 untuk menjelajah Indonesia. Mungkin dulu kita pernah dengar yang namanya "Anak Seribu Pulau", film dokumenter mengenai ragam kebudayaan Indonesia yang dituturkan dari aktivitas sehari-hari anak2 tersebut. Dan akhir2 ini juga ada tayangan "Si Bolang", yang kurang lebih, mirip2 lah.
Menurut saya "Ayo, Jelajah Indonesia!" memiliki visi yang tidak berbeda dengan tayangan tersebut. Menggabungkan edukasi dengan hiburan hanya saja dengan media yang berbeda. Kalau "Anak Seribu Pulau" dan "Si Bolang" memanfaatkan media televisi, "Ayo, Jelajah Indonesia!" menggunakan media cetak. yups.. "Ayo, Jelajah Indonesia!" merupakan sebuah paket yang terdiri dari beberapa jilid buku. Masing-masing buku menceritakan landmark, tradisi, serta kebudayaan dari satu daerah di Indonesia. Uniknya ya..buku ini tidak dibuat seperti buku biasanya, yang hanya terdiri dari sisi halaman kiri dan sisi halaman kanan.
Seperti dapat dilihat pada gambar di samping. Buku ini memang dibuat suupperr panjang. Dan lucunya lagi niy, buku ini juga dilengkapi dengan boneka kertas kedua tokoh utamanya. Satu sisi berisikan penjelasan mengenai keunikan daerah tersebut, seperti binatang, alat musik, tarian tradisional, atau rumah adat daerah yang dikunjungi. Sedangkan sisi lainnya merupakan ilustrasi dari hal-hal unik yang telah dijelaskan. Di sini lah imajinasi sang anak dapat dilatih. Karena mereka dapat belajar sambil berpura-pura menjelajahi daerah yang dikunjungi melalui boneka kertas dan ilustrasi yang disediakan.
Saya pertama kali melihat buku ini pada saat acara Marketing Day yang diselenggarakan oleh angkatan saya bulan April lalu. Waktu itu, kegiatan pemasaran dari buku ini dibahas oleh salah satu kelompok. Dan sebagai pecinta buku, begitu melihatnya saya langsung bertekad untuk membelikan anak saya *nantinya..hehe..* buku tersebut. Sayangnya buku yang menarik ini belum dapat dinikmati oleh semua kalangan anak-anak Indonesia. Bukan apa, bentuknya yang unik tentu saja menjadikan harga buku ini menjadi sedikit tidak bersahabat *hell yeah..good books are getting more expensive nowadays*. Andai saja bisa, saya ingin seluruh anak Indonesia menikmati belajar, mengetahui budaya Indonesia, sambil bermain dan berimajinasi, melalui buku ini. Tidak melulu berkutat dengan video game yang selain membuat mata rusak, kecanduan, tetapi juga antisosial *berapa kali saya melihat anak kecil berjalan di mall dengan kepala tertunduk memandang PSP-nya, it's just so sadsedih*.

p.s. more info on the writer just follow this link. More info on the book follow this one.

March 04, 2009

Jangan Bersedih

2 Comments
Disclaimer: you could say this is one of those self-help book. It's not a new release book, but it's the kind that you must have on your shelf, and read over and over again when you need it.

Bersabar bukan berarti duduk manis di atas sofa empuk, sambil menggoyang-goyangkan kaki menunggu keajaiban datang. Bersabar hanya membuat kita lebih ikhlas dalam berusaha mencari jalan keluar.
Berserah bukan berarti menyerah, menunggu semua terselesaikan dengan pasrah. Berserah hanya membuat kita lebih tegar ketika semua pintu terasa tertutup. Mengetahui bahwa hari esok belum nyata, walaupun pasti akan datang.

Akhir-akhir ini, ada sebuah buku warna kuning golkar yang selalu nangkring dengan manis di kamar saya. Buku itu saya posisikan sedemikian rupa sehingga selalu berada dalam jangkauan tangan saya. Jadi bisa langsung saya ambil baik ketika saya mau/bangun tidur, suntuk belajar, maupun leha-leha browsing internet. Saya tidak membacanya dari depan ke belakang ataupun dari belakang ke depan secara berurutan seperti orang-orang kebanyakan. When I feel like it I just open a page randomly, then "boom" something inside it just strikes me. Kadang-kadang saya lihat-lihat daftar isi nya, ketika ada tulisan yang mencerminkan suasana hati saya, langsung saya buka dan saya baca.
Pernah dengar istilah "Locus of control"?? Well, inti dari locus of control adalah, seberapa jauh seseorang percaya bahwa mereka memiliki kendali terhadap semua kejadian yang terjadi dengan diri mereka. For me reading this book is one out of a few way to balance out my locus of control. Karena ketika kita terlalu condong internal, we'll be too depressed when facing failure. Kita mengira diri kita *I quote* sanggup melakukan segala upaya untuk menahan tembok yang akan runtuh, membendung air yang akan meluap, menahan angin agar tak bertiup, atau memelihara kaca agar tak pecah, when in real life, we're not that super-human. Di sisi lain terlalu condong eksternal, hanya membuat kita menunggu takdir dengan sendirinya, karena kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk merubahnya. Yah.. *I quote again* percaya atau tidak, sebenarnya manusia bebas memilih.
Sungguh tak layak untuk bersedih when you have so much to live on. Namun tak sepantasnya pula menyeberangi sebuah jembatan sebelum sampai di atasnya.

Tak usah khawatirkan akan terjadi sesuatu,
sebab ini akan membuat orang yang hidup, mati sebelum kematian itu sendiri.
Kesedihan itu tidak akan abadi,
seperti juga kesenangan tidak akan lestari.
Kalau saja bukan karena hal yang mempengaruhi jiwa,
pasti tak akan ada kehidupan yang lurus bagi orang yang terjaga.
~La Tahzan (Indonesian version)

February 04, 2009

Welcome Back Planindo

2 Comments
Buat bapak2 dan ibu2 pencinta buku, pasti udah gak asing lagi dengan website e-book planindo. website ini dibuat oleh indonesian book lovers to other book lovers. yang dengan niat mulia untuk "mencerdaskan anak bangsa" nya, menyediakan berbagai macam e-book, gratis!! syaratnya cuma satu, harus niat take and give. jadi sebagai anggota kita gak cuma asal download, tapi juga upload.
beberapa bulan yang lalu, server planindo sempet down, dan bikin para pengguna kelimpungan buat mencari e-book gratisan. untungnya sejak 1 februari ini, planindo kembali lagi di dunia maya. buat yang mau mendaftar silahkan langsung ke TKP. happy browsing!! :okay:

January 04, 2009

Lagak Jakarta

3 Comments
Kalo koran kompas buat hari Minggu dateng, pasti saya langsung buka halaman 13. Bukan buat isi TTS yang emang adanya di halaman itu tapi baca comic strip yang ada di bawahnya. hehe..saya memang penggemar berat komik-nya Benny & Mice.
Komik ini mengangkat lagak-lagaknya orang Jakarta. Mulai yang dari keranjingan midnite sale, foto bibir manyun, korban mode celana sempit di betis, dan laen-laen. Tiap kali baca itu komik, saya pasti tertawa terbahak2 sambil menggeleng2kan kepala. Gak jarang pula saya merasa tersentil, sambil membatin "ih..ini orang nyindir gua ya?!?!".
Untungnya komik yang selalu menghiasi halaman 13 Kompas Minggu ini sudah diterbitkan dalam beberapa judul buku. Komplitnya ada berapa seri saya juga gak tau, tapi saya udah punya lah kira2 4 buku. Kalo baca yang judulnya 100 tokoh yah, pasti bakal ngakak2 sendiri, karena tiap kali melangkahkan kaki di jakarta, entah itu di trotoar jalanan, mall besar, ITC Mangdu, halte busway, atau depan pager rumah deh, pasti ketemu aja orang yang mirip dengan salah satu karakter dalam buku itu.
Sekarang Benny&Mice lagi ngeluarin seri petualangan, melancong ke kota orang tanpa melepaskan atribut ke-jakarta-an nya yang sungguh norak. hahahaha.. judul pertama dari seri ini (Lost In Bali) menceritakan petualangan Benny&Mice yang melancong ke Bali, gue curiga kayanya mereka beneran baru aja jalan2 ke Bali, makanya terinspirasi buat bundelan yang satu ini. Neways, pokoknya worth every penny lah untuk mengkoleksi buku Benny & Mice secara lengkap. Saya juga niat beli buku lainnya, walaupun beberapa seri ada tuh yang udah saya baca langsung di toko buku (bukan saya yang buka plastik pembungkusnya, tapi emang udah kebuka dari sononya kok..=D)

August 26, 2008

He’s Just NOT That Into You

5 Comments

WARNING: this is a rambling lady who believes would score a hundred on “relationship 101” exams, without actual adequate practical relationship experience, neither human in general nor couples in particular.

“He’s Just Not That Into You” is a book by Greg Behrendt and Liz Tucillo (the people behind the hit TV series sex and the city), which you might call ‘a wake up call’, ‘a slap in the face’, or ‘cold water to shake the mind’. After having the book in possession and read the introduction pages by Liz and Greg, I was thinking this is an interesting book, and decided to read it thoroughly. You’ll find this book easy to read since it is presented ala Q&A between Greg and any eligible-women-stuck-in-a-bad-relationship.

Okay..so here is the big truth, women tend to make excuses for any unworthy treatment by a guy. Confused by their mix messages, which is actually not that mix after all. We are the one who’s mixed up, hopeful (not confused), yet the situation is just damn hopeless. And the awful truth is if a guy doesn’t call when he says he will, or make sure you know he’s dating you, or treat you right, he’s actions are simply screaming: he’s just not that into you.

Let’s face it, how many of you got in to the “abbreviation” relationship (TTM, HTS, FWB, etc), or dating a guy who’s married (and other insane variations of being unavailable), or the most selfish jerk in the world, or the ones that suddenly disappeared on you. Being put out like that, your relationship doesn’t sound like a great relationship after all huh?? Hell yeah, let’s not wastes the pretty. Every women (and men) deserve a great relationship. Why stuck at better than nothing when you could actually get something out there. As Greg says it “There’s a guy out there who will want to tell everyone that he’s your boyfriend. Quit goofing around and go find him.”

So anytime you got confused with the murky relationship you got, just read this book. The chapters are divided into several situations and conditions of every confusing relationship you can ever imagine. In each chapter you’ll find any possible explanation (no matter how ridiculous) women would give to the certain situations. Trust me after reading this book; you’ll laugh off every bad relationship you ever got into, and move on with your life. A little advice from Liz, “if the guy you’re dating doesn’t seem to be completely into you, or you feel the need to start “figuring him out,” please consider the glorious thought that he might just not be that into you. And then free yourself to go find the one that is.”

A little acknowledgement, I was eager to do a review on this book after watching an Indonesian reality show (that seems to be not so real after all) at a certain local station. The week’s case was a girl whose boyfriend had disappeared for three months. The girl and the reality show’s teams were hunting for any leads they can get, to track him down. Finally, by coincidence they met the boy’s car at a certain real estate in which they suspect would be the location of the boy’s current resident. Long story short, the hunting ended up with the girl meeting up with the other girl friend. And, as you know it when a girl meets the other girl, it’s a sign for a cat fight. Don’t ask me how the show ended; I turn off the TV as soon as they start gibbering. Should’ve turned it off earlier, when I heard the phrase “three months missing”. Have a little respect to yourself. For as far as we know it, the guy’s disappearing action is a sign of HE’S NOT THAT INTO YOU!! (if you don’t get this by now, please, read the book..)

Happy searching your “somebody for someone”!! \(^,^)/

-24082008-

August 25, 2008

A Talk to Adolescence

0 Comments

I
Jem
: "Well, it be this. What's funny about opposites be that wet and dry both has water, boy and girl be about people, Heaven and Hell be about the places you go when you die. They all has something in common. So they an't completely different from each other the way people think. Having the one don't mean t'other be gone"
Mr. Blake: "You're right my boy. Let me give you an example. What is the opposite of innocence?"
Maggie: "Easy, knowing things"
Mr. Blake: "Just so my girl. Experience. Tell me then: Would you say you are innocent or experienced. You see, that is a difficult question to answer, is it not my girl? Here is another instead: If innocence is that bank of the river, and experience that bank, what is in the middle of the river?"

II
Maisie: "Do that mean he'll go to Hell?"
Maggie
: "Dunno, maybe. We're all going to Hell, I expect. I'll wager there is no Heaven"
Maisie
: "Maggie, Don't say that!"
Maggie: "Well, maybe there's a Heaven for you, Miss Piddle. You'll be awfully lonely there, though"
Jem: " I don't see why there has to be just the one or t'other. Can't there be something that's more a bit of both"
Maggie: "That's the world Jem"

Excerpt from Chevalier's Burning Bright

Originally posted on August 18, 2008

Totto-chan si gadis cilik di jendela

0 Comments

Baru aja menyelesaikan buku tentang Totto-chan dalam waktu yang cukup kilat. well..gak cepet2 amat siy, tapi lumayan cepet lah dibandingin baca buku wajib kuliah gue. huehehehe..XD
Udah penasaran sama buku ini dari jaman baheula. Kata orang-orang bagus ceritanya. Dan setelah baca buku ini..gimana ya..it's such a cute story. dilihat dari sudut pandang anak-anak yang masih polos. Kadang-kadang terharu baca ceritanya dan kadang-kadang tertawa. gak seperti novel pada biasanya. yang ceritanya diawali dengan introduction, permunculan permasalahan, klimaks, dan penyelesaian masalah, sampe akhirnya happy ending atau bahkan sad ending. buku Totto-chan ini lebih mirip kisah-kisah pendek Totto-chan selama bersekolah di Tomoe Gakuen, trus cerita2 itu dikumpulin jadi satu buku. walaupun begitu penyusunan cerita nya berdasarkan alur waktu.
Jadi si Totti-chan ini cuma murid kelas 1 SD yang di-DO dari sekolahnya yang pertama karena dia selalu membuat keributan. Sebetulnya apa yang dia lakukan biasa untuk ukuran anak kecil yang tertarik sama sesuatu dan jadi excited sama sesuatu itu. Tapi untuk ukuran sekolah2 konservatif (seperti kebanyakan sekolah yang ada di dunia ini), perilaku si Totto-chan ini emang mengganggu proses belajar mengajar. Sampe akhirnya di-DO-lah dia dari sekolahnya dan akhirnya dia belajar di sekolah yang namanya Tomoe Gakuen. Sekolah unik yang kelas-kelasnya merupakan gerbong2 kereta, sistem pengajaran yang membiarkan murid untuk melakukan urutan pelajaran sesuai keinginan masing-masing, dan konsep pendidikan yang membiarkan anak-anak untuk tumbuh secara alami.
Yang paling menarik adalah ketika anak-anak itu tau cara menghargai orang lain. inget gak siy dari SD sampe SMA kita selalu belajar yang namanya toleransi pas pelajaran PPKN. sampe berbusa2 kayanya mulut guru2 PPKN itu mengajarkan kita bagaimana menghargai orang lain. tapi pada prakteknya tetep aja nyerobot antrian, buang sampah sembarangan, bawa-bawa SARA dan people with special needs, intinya menyimpang dari nilai-nilai yang sudah diajarkan.
seriously..if only there's a school like Tomoe Gakuen. gue rasa kita akan belajar untuk selalu menerima perbedaan orang. baik secara fisik maupun prinsip..


Originally posted on July 13, 2008


August 24, 2008

5cm

0 Comments

akhirnya setelah berminggu2 menjadi orang uncivillized di kampus (maklum mainannya cuma bateng-fateta doang plus bacaan favorit buku2 referensi buat laporan), akhirnya gue keluar rumah dan menyempatkan diri buat nongkrong2 di toko buku. ternyata ada buku 5cm, yang emang dari kmaren pengen gue pinjem dari Nay, tapi antriannya udah spanjang ngantri tiket kalo lebaran. so daripada pnasaran, mnding gue beli aja tu buku.

it's a good book. pada intinya living live to the fullest, selalu berusaha untuk mencapai mimpi2 lo, dan yakin bahwa lo bisa mencapai keinginan lo, no matter how impossible it is. resep bagus yang gue dapet dari buku itu untuk mewujudkan mimpi: kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya, dan mulut yang akan selalu berdoa.

yups, ada kalanya emang g ngrasa bosen banget dengan segala usaha yang gue lakukan. karena usaha2 tersebut udah stuck jadi suatu rutinitas dan kayaknya hasilnya kok gak kliatan2 ya. padahal mungkin cuma butuh sedikit dorongan lagi buat g untuk mencapai tujuan. maybe all i need is this recipe, buat ngingetin jangan pernah berhenti berusaha, plus tidak patah smangadh!!! jadi thanks to Donny Dirgantoro -the writer of 5cm- untuk mengingatkan salah satu hal penting dalam hidup.

-you can if you really believe-

Originally posted on October 12, 2005

 

Fioritura Fiori Copyright © 2012 Design by Ipietoon Blogger Template